JAKARTA - Untuk 2009, kredit yang disalurkan PT Bank Syariah mandiri (BSM) untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih 57 persen. Dan angka ini diharapkan akan terus tumbuh hingga akhirnya menjadi 80 persen.
"Kredit untuk UMKM masih 57 persen, dan akan tumbuh 60 persen dalam waktu dekat. Nantinya akan diharapkan sampai 80% UMKM," ujar Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Yuslam Fauzi disela World Islamic Economic Forum di Ritz Carlton, Jakarta, Minggu (1/3/2009).
Yuslam menuturkan, akibat terkena dampak dari krisis finansial global, financing to deposit ratio (FDR) BSM mengalami penurunan menjadi 88 persen. "Bank Syariah Mandiri terkena impact krisis global, sehingga menurunkan FDR,? katanya.
Yuslam melanjutkan, untuk merepresentasikan resiko keuangan, secara umum bisa dilihak dari NPL net open position-nya. Ia melanjutkan, jika loan deposit ratio (LDR) tinggi maka mempunyai resiko kembalinya pinjaman tersebut tinggi juga.
"BSM sudah diturunkan. Yakni secara bertahap, dikasih penjaman jika hanya mereka butuh," ucapnya.
Menurutnya, dana pihak ketiga (DPK) paling besar terdapat di Bank syariah. "Aset tumbuh 40 persen maka DPK tumbuh juga 40 persen," ucapnya. (Okezone)