logo

Harga Jual Gabah Kering Panen di Bantul di Bawah HPP

BANTUL - Menjelang panen raya padi yang akan berlangsung pada April 2009 mendatang harga jual gabah kering panen di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, mengalami penurunan Rp100 hingga Rp200 dari harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp2.400 per kilogramnya.

"Saat ini harga yang jual gabah kering panen yang dibeli oleh pedagang dalam kisaran Rp2.200 hingga Rp2.300 perkilonya atau turun antara Rp100 hingga Rp200 perkilogramnya," terang Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Bantul Ir Edi Suhariyanta di sela-sela panen raya padi di Bulak Paker, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, Sabtu (14/3/2009).

Menurutnya, penurunan harga jual gabah kering panen bukan dipengaruhi oleh panen raya karena saat ini panen raya padi di Jawa belum besar. Faktor yang sangat mempengaruhi penurunan harga jual gabah kering panen adalah berbagai bencana yang terjadi di pantura yang mengakibatkan kualitas gabah menurun sehingga membuat harga jual gabah penen juga turun.

"Sayangnya pembeli memberlakukan harga yang sama antara daerah dilanda bencana dengan daerah yang tidak dilanda bencana dengan kualitas gabah yang lebih baik," tuturnya.

Untuk menaikkan harga jual gabah kering panen, Pemerintah Kabupaten Bantul akan membeli gabah milik petani dengan harga sesuai dengan harga pembelian pemerintah sebesar Rp2.400 perkilonya.

"Biasanya kalau pemda sudah membeli gabah milik petani, maka harga jual gabah kering panen akan kembali stabil. Dana yang disiapkan untuk membeli gabah milik petani jika sewaktu-waktu komoditas pertanian harganya jatuh dalam tahun 2009 ini mencapai Rp2,2 miliar," terangnya.

Lebih lanjut Edi menyatakan untuk panen pada bulan Maret ini di Kabupaten Bantul setidaknya ada 3.600 hektare lahan padi siap panen, sedangkan puncaknya panen raya akan terjadi pada bulan April 2009 mendatang yang mencapai 5.600 hektare lahan padi.

"Panen raya padi ini akan bersamaan dengan panen raya padi di DIY sehingga stok padi akan melimpah," tandasnya.

Edi menambahkan selain membeli gabah milik petani agar harga sesuai dengan HPP, rencana ekspor beras yang akan dilakukan oleh pemerintah juga sebagai solusi untuk menaikkan harga jual gabah kering giling di saat panen raya berlangsung di Indonesia.

"Ekspor beras dapat dilakukan mana kala kecukupan kebutuhan beras selama satu tahun sudah tercukupi," pungkasnya. (okezone.com)

top   to bottom


share share | kirim | cetak | pdf pdf

Delicious   Digg Reddit Stumble   Yahoo Technorati

Post Kategori "Artikel Ekonomi-Akuntansi" Lainnya