logo

IHSG Tertekan Indeks di Asia Pasifik

JAKARTA - Sentimen negatif bursa di kawasan Asia Pasifik yang cenderung bergerak di jalur merah, masih membawa penutupan IHSG sesi pertama terkoreksi. Terbukti, IHSG ditutup 1,240 poin atau turun 0,10 persen ke posisi 1.295,7 pada sesi perdagangan pertama.

Saham-saham dari sektor perbankan nampaknya menjadi pemicu pelemahan siang ini, seperti saham PT Bank Danamon Tbk (BDMN) yang melemah ke posisi Rp4.250, PT Bank Rakyak Indonesia Tbk (BBRI) turun pula ke posisi Rp4.125 per lembarnya.

Sedangkan saham emiten Bakrie, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali melemah di level Rp760 per lembarnya, setelah pada awal pembukaan perdagangan bertengger di posisi Rp790 per lembarnya.

Nilai perdagangan saat ini tercatat baru sebanyak 705,8 juta dan sebesar Rp533,8 miliar. Sedangkan, total frekuensi saat pembukaan mencapai 16.905. Terdapat 36 saham yang tercatat menguat, 39 saham melemah, dan 49 saham terpantau stagnan.

Sementara itu, pergerakan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) melemah karena dipicu oleh saham-saham dari sektor perkebunan yang naik ke posisi 1.044,35. Sektor pertambangan malah turun 1,59 poin ke posisi 948,61.

IHSG juga mempengaruhi indeks LQ45 yang menguat tipis sebesar 0,030 poin ke posisi 251,76, sedangkan Jakarta Islamic Indeks (JII) juga naik tipis 0,782 poin ke posisi 213,116.

Saham-saham yang dibuka menguat atau top gainer antara lain PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp200 ke posisi Rp7.200, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp200 ke posisi Rp5.450, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 ke posisi Rp12.200, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp100 menjadi Rp6.350.

Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp200 ke posisi Rp5.450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 menjadi Rp9.400, dan PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp100 ke Rp4.250.(rhs)


top   to bottom


share share | kirim | cetak | pdf pdf

Delicious   Digg Reddit Stumble   Yahoo Technorati

Post Kategori "Artikel Ekonomi-Akuntansi" Lainnya