Warintek Unsil Gratis
"Kabar gembira....Kini Warintek Unsil yang berada di Perpustakaan Unsil ! menggunakan Provider Telkom Speedy, Akses Internet cepat..
Bagi Mahasiswa Unsil Segera daftarkan keanggotaan dengan menjadi Free Member Login dan dapatkan Warintek Unsil FreeOnlineCard untuk akses internet gratis selama 1 jam perharinya bagi mahasiswa unsil..
Nikmati Browsing,Chatting dll di warintek secara gratis..Jika Warintek Penuh Jangan khawatir,Silahkan Menunggu Giliran dengan membaca buku-buku baru yang ada di perpustakaan Unsil............"
,Maaf bukan maksud membohongi...Cuma Menghayal.................
Warintek adalah..
Mungkin untuk Informasi yang Sebenarnya kurang lebih seperti ini :
" Kabar Gembira, Bagi Mahasiswa yang senang browsing, chating, Friendster dll, Sekarang Warintek Unsil Menggunakan provider Telkom Speedy, Akses Internet Cepat..Hanya Rp.4000/jam !!... "
.......
Mohon maaf..Jadi Judul "Warintek Unsil Gratis" hanya sebatas wacana. Tapi Justru itu mungkin yang ingin disampaikan dan tentunya semua mahasiswa unsil sepakat untuk mengatakan "SETUJU" Jika Wacana tersebut benar-benar terjadi...
Yang Jadi pertanyaan adalah :
1.Kenapa Justru Tarif perjam di Warintek Unsil justru lebih mahal dari Warnet Komersial yang ada di Luar (rata-rata 3000-3500/Jam).
2.Kalaupun tidak gratis apakah tidak ada semacam "subsidi" dari biaya-biaya yang telah dikeluarkan mahasiswa seperti BT dll. misalnya dengan tarif Rp.1000 mahasiswa bisa browsing selama 3Jam....
Jika wacana "warintek unsil gratis" bisa menjadi kenyataan tentu akan berdampak positif bagi mahasiswa unsil.misalnya menjadi magnet untuk mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan dan membaca buku (sambil nunggu giliran Internetan).
sebagai gambaran mungkin dengan alasan lokasinya jauh sehingga minat untuk berkunjung ke perpustakaan sedikit (Minat baca Kurang)
Satu-satunya fasilitas Teknologi gratis yang bisa dinikmati di perpustakaan unsil mungkin sebatas 2 buah komputer "sistem pencarian buku" yang berisi data base buku yang ada diperpustakaan unsil...Namun yang membuat mahasiswa bingung setelah buku yang dicari ditemukan, ujung-ujungnya pencarian manual juga karena tidak ada petunjuk lokasi yang spesifik dari segi tata letak buku yang dicari..
Bagi Mahasiswa Unsil Segera daftarkan keanggotaan dengan menjadi Free Member Login dan dapatkan Warintek Unsil FreeOnlineCard untuk akses internet gratis selama 1 jam perharinya bagi mahasiswa unsil..
Nikmati Browsing,Chatting dll di warintek secara gratis..Jika Warintek Penuh Jangan khawatir,Silahkan Menunggu Giliran dengan membaca buku-buku baru yang ada di perpustakaan Unsil............"
,Maaf bukan maksud membohongi...Cuma Menghayal.................
Mungkin untuk Informasi yang Sebenarnya kurang lebih seperti ini :
" Kabar Gembira, Bagi Mahasiswa yang senang browsing, chating, Friendster dll, Sekarang Warintek Unsil Menggunakan provider Telkom Speedy, Akses Internet Cepat..Hanya Rp.4000/jam !!... "
.......
Mohon maaf..Jadi Judul "Warintek Unsil Gratis" hanya sebatas wacana. Tapi Justru itu mungkin yang ingin disampaikan dan tentunya semua mahasiswa unsil sepakat untuk mengatakan "SETUJU" Jika Wacana tersebut benar-benar terjadi...
Yang Jadi pertanyaan adalah :
1.Kenapa Justru Tarif perjam di Warintek Unsil justru lebih mahal dari Warnet Komersial yang ada di Luar (rata-rata 3000-3500/Jam).
2.Kalaupun tidak gratis apakah tidak ada semacam "subsidi" dari biaya-biaya yang telah dikeluarkan mahasiswa seperti BT dll. misalnya dengan tarif Rp.1000 mahasiswa bisa browsing selama 3Jam....
Jika wacana "warintek unsil gratis" bisa menjadi kenyataan tentu akan berdampak positif bagi mahasiswa unsil.misalnya menjadi magnet untuk mahasiswa untuk berkunjung ke perpustakaan dan membaca buku (sambil nunggu giliran Internetan).
sebagai gambaran mungkin dengan alasan lokasinya jauh sehingga minat untuk berkunjung ke perpustakaan sedikit (Minat baca Kurang)
Satu-satunya fasilitas Teknologi gratis yang bisa dinikmati di perpustakaan unsil mungkin sebatas 2 buah komputer "sistem pencarian buku" yang berisi data base buku yang ada diperpustakaan unsil...Namun yang membuat mahasiswa bingung setelah buku yang dicari ditemukan, ujung-ujungnya pencarian manual juga karena tidak ada petunjuk lokasi yang spesifik dari segi tata letak buku yang dicari..





share
kirim
cetak
pdf





