10 Tips berkomunikasi di saat sulit
Kemampuan berkomunikasi yang efektif adalah salah satu aspek esensial dari kualitas kepemimpinan seseorang. Pimpinan baik tidak hanya berperan sebagai penghubung, tetapi juga dapat memberikan pernyataan visi yang mampu menginspirasikan orang lain. Pemimpin harus bersikap terbuka dan jujur tentang apa yang mereka lakukan dan pikirkan.
Memimpin orang lain bukanlah pekerjaan mudah. Di masa krisis, tantangan bagi para pemimpin justru jauh lebih besar dan sulit. Komunikasi yang efektif dibangun atas dasar kepercayaan, visi, harapan, harga diri, dan keyakinan.
Berikut 10 tips komunikasi yang efektif bagi seorang pemimpin, khususnya di saat sulit.
Berpikir sebelum berbicara.
Di masa sulit, kebanyakan orang tidak hanya berpegang pada kata-kata
pemimpinnya, tetapi juga berusaha mencari apa yang tidak dikatakan oleh
pimpinan mereka. Seorang pemimpin perlu “menjahit” pesan/isu yang ada sehingga
ia dapat memperoleh gambaran penuh tentang informasi yang diberikan oleh para
audiens.
Tetap fokus dengan mengkombinasikan gambaran jangka panjang dan jangka
pendek.
Pemimpin harus efektif dalam memilah isu-isu yang muncul di lingkungan
sekelilingnya.
Kendalikan emosi secara efektif.
Pemimpin mesti bersikap fleksibel, mereka tidak boleh menunjukkan rasa frustasi
atau amarah sesukanya. Jika itu terjadi, maka mereka akan menjadi bagian dari
masalah.
Selalu berharap dengan melakukan sesuatu hal yang
berhubungan dengan visi dan misi.
Pemimpin harus mampu menghubungkan pesan mereka dengan misi atau visi .
Pemimpin sebaiknya memberikan rencana yang jelas tentang usaha untuk mencapai
hasil yang diinginkan dan mereka sebaiknya menawarkan pendekatan yang positif
saat bawahan dihadapkan dengan berita buruk.
Kenali kualitas isu-isu yang baik.
Ketika berita buruk harus disampaikan, bawahan biasanya cenderung lebih
menghargai situasi informal daripada pertemuan formal.
Jawablah pertanyaan bawahan dengan jelas.
Gunakan bahasa yang simpel dan jawablah isu-isu yang muncul dan jika tidak
dapat memahami pertanyaan yang diutarakan, akuilah!
Tunjukkan kesuksesan bersama di saat yang tepat.
Pemimpin tidak hanya perlu mengumumkan keberhasilan, tetapi juga menghubungkan
kesuksesan itu dengan tujuan atau visi.
Ikuti komitmen.
Satu cara esensial untuk membangun dan mempercepat kepercayaan adalah dengan
selalu mematuhi komitmen yang telah dibuat bersama, khususnya ketika hal
tersebut berkaitan dengan visi dan misi.
Jadilah pendengar yang baik.
Dengar apa yang mereka katakan, berikan perhatian terhadap apa yang sedang
diutarakan, baik yang diungkapkan secara lisan melalui bahasa tubuh ataupun
secara tulisan. Semua ini adalah tentang apa yang dipikirkan bawahan, tentang
bagaimana mereka bertindak dan apa yang tidak dapat mereka ungkapkan secara
verbal.
Hindari surprise.
Selalu menginformasikan berita terbaru pada bawahan dan menjawab
pertanyaan-pertanyaan mereka sebelum hal itu menjadi masalah.



Visitors :135550 Org
Hits : 789263 hits
Month : 4222 Users
Today : 187 Users
Online : 5 Users





kirim ke teman
versi cetak
versi pdf





kembali ke atas