HIMATANSI UNSIL

Hebat, Rupiah Senggol Rp9.920!

Senin, 8 Juni 2009 02:07:09 Oleh : himatansi

Hebat, Rupiah Senggol Rp9.920!

JAKARTA - Rupiah mampu menguat tajam hingga sempat menyentuh level Rp9.920 per USD. Ini merupakan prestasi yang luar biasa, di penghujung pekan yang kerap didera profit taking.

Posisi rupiah di bawah level Rp10.00 per USD terjadi terakhir pada Oktober 2008. Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2009) ditutup di kisaran Rp10.040 per USD atau menguat dibanding perdagangan sebelumnya di kisaran Rp10.090-10.120 per USD.

"Sebenarnya volume perdagangan hari ini tipis. Namun, menjadi besar ketika dolar sudah pecahkan level Rp10.000," ujar seoarang dealer.

Penguatan ini juga terjadi akibat kuatnya pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). IHSG menguat paling signifikan se-Asia yakni sebanyak 46,215 poin atau naik 2,27 persen ke level 2.078,931.

Sementara itu, seperti dikutip Valbury Securities, euro menguat atas dolar Amerika pada perdagangan yang choppy pada hari Kamis, 4 Juni 2009 waktu setempat setelah Presiden European Central Bank (ECB) Jean-Claude Trichet mengisyaratkan bahwa suku bunga akan tetap stabil di level terendah 1 persen untuk beberapa waktu.

Komentar Trichet ini menyusul keputusan ECB untuk mempertahankan suku bunga pada pertemuan berkala ECB. ECB juga menekankan kembali rencana pembelian covered bonds senilai 60 miliar euro baik pada primary maupun secondary market di seluruh wilayah euro.

Menurutnya, bahwa sangat penting bagi Washington untuk menyatakan tetap mendukung dolar Amerika yang kuat, dan berhasil menahan anjloknya dolar Amerika, namun gagal merubah sentimen dolar Amerika secara keseluruhan.

Dolar Amerika juga merosot terhadap commodity currencies di antaranya dolar Kanada dan Australia, akibat  memperoleh tekanan dari naiknya harga minyak mentah dunia dan emas.

Tingginya harga minyak mentah dunia juga memicu penguatan saham-saham sektor energi, sehingga mengangkat bursa saham New York dan menambah risk appetite pasar.

Namun, euro masih tetap menjadi fokus perhatian pasar karena menguat secara luas menyusul keyakinan pelaku pasar bahwa euro menjadi lebih bullish berkat komentar Trichet.(okezone)

kirim ke teman | versi cetak | versi pdf

Technorati Delicious Stumble Reddit Digg Yahoo

Berita "Artikel Kiriman" Lainnya